Komisi B Apresiasi Core Business PT. Prayoga

Cibinong – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi B mengapresiasi Core Business PT. Prayoga Pertambangan dan Energi, Selasa (4/06) dalam kunjungannya ke Perusahaan daerah yang bergerak dibidang pertambangan tersebut. Kunjungan dewan dari komisi B Kabupaten Bogor ini disambut langsung oleh Direksi yang diwakili oleh Direktur Umum, bapak Yasin Zainuddin dan Komisaris Bapak Koesparmanto Chusnul Hasan beserta Kepala divisi, subdivisi dan staf. Yang lebih menariknya, justru kunjungan ini bukan di Kantor pusat PT. Prayoga di Cibinong City Center, melainkan di kantor unit bisnis Asphalt Mixing Plant (AMP) di Kecamatan Babakan Madang.  Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan salah satu usaha binis PT. Prayoga  yaitu AMP.

Menurut Ketua Komisi B DPRD kabupaten Bogor, H. Iwan Setiawan mengatakan, kunjungan kami adalah untuk mengetahui secara langsung inti daripada Bisnis PT. Prayoga Pertambangan dan Energi ini. “menjelang hampir dua tahun terbentuknya PT. Prayoga ini, kami ingin melihat core business yang  sudah dicanangkan”.ujarnya. 

Selaku Komisi B DPRD Kabupaten Bogor kami memiliki tanggung jawab melakukan kontroling terhadap BUMD, apalagi dalam pembentukan dan pendirian PT. Prayoga Pertambangan dan Energi kami sedikit banyaknya ikut berperan. “kami punya tanggung jawab melakukan pengawasan BUMD, termasuk PT. PPE yang belum lama berdiri ini.”tambahnya. 

Lebih lanjut, Iwan pun menambahkan, kami dari Komisi B sangat mengapresiasi take over/akuisisi yang telah dilakukan PT. Prayoga ini. Karena menurutnya, bagaimana pun juga Asphalt mixing Plant (AMP)  di Kabupaten ini sangatlah minim. “kami berharap mudah-mudahan kehadiran daripada AMP yang notabene adalah bagian daripada perusahaan daerah dapat berperan dalam berpartispasi membangun  SDM dan daerah kabupaten Bogor, dan kedepan kita berharap BUMD ini tidak hanya mengejar profit orientid, tapi harus berjalan sesuai UU untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. ”harapnya.  

Hal senada disampaikan anggota Komisi B, F. Putra Nugraha yang biasa akrab disapa Nungki, hendaknya Usaha Bisnis PT. Prayoga jangan terlalu gemuk , karena bagaimana pun juga BUMD harus mengejar efisiensi dalam menjalankan bisnisnya.

Di tempat yang sama, Direktur Umum PT. Prayoga Pertambangan dan Energi, Yasin Zainuddin, menyatakan, hingga saat ini pihaknya tetap konsisten terhadap apa yang menjadi visi dan misi PT. Prayoga Pertambangan dan Energi.

Lanjutnya, adapun visi PT. Prayoga adalah Menjadi korporasi berbasis pertambangan dan energi yang handal dan terpercaya. Misinya ; pertama, mengelola korporasi dengan penerapan praktek-praktek bisnis yang terbaik. Kedua, mengolah cadangan bahan tambang dan energi dalam mengupayakan cadangan baru dengan orientasi keunggulan kompetitif dan komparatif. Ketiga, menerapkan biaya operasional berbasis biaya rendah, teknologi tepat guna, berpedoman pada kesehatan dan keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan hidup. Empat, memaksimalkan nilai bagi pemegang saham melalui pertumbuhan korporasi dan perluasan serta diversifikasi usaha. Lima, mengupayakan kesejahteraan pegawai sehingga produktif dengan budaya organisasi berkinerja tinggi. Enam, berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya peningkayan kesejahteraan masyarakat terutama disekitar lokasi usaha korporasi sebagai tanggung jawab sosial.

Menurut Yasin, PT. Prayoga juga telah menetapkan core business, yaitu; Pertama, Asphalt Mixing Plant (AMP), insyaallah akhir juni ini AMP akan diresmikan. Kedua. Pengelolaan gas bumi pada saat ini statusnya masih menunggu dari Dirjen Migas, karena ada peraturan yang menetapkan bahwasanya pola hibah diganti dengan pola penyertaan modal. Ketiga, Quarry Gunung Bitung dan Gunung Gedong Berkah. Keempat, PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro), hingga saat ini kami masih melakukan survei terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di Kabupaten Bogor, dan Penyediaan bahan baku air yang dapat disalurkan ke PDAM.    

 

Informasi tambahan